|
SHINGEKI NO KYOJIN (ATTACK ONTITAN)
SINOPSIS
Lebih dari seabad lalu,
manusia menghadapi musuh yang baru. Perbedaaan kekuatan yang dimiliki manusia
dengan musuh baru itu sangatlah besar. Manusia pun membangun dinding yang di
beri nama : Maria, Rose, dan Sina. Mereka pun merasa aman dari serangan musuh
barunya tadi, tapi pada tahun 845 dinding yang memberi kedamaian itu telah di
jebol. Manusia kini menghadapi ketakutan, ketakutan akan Titan (Raksasa).
Eren Jaeger, adalah anak yang selamat pada insiden tahun 845. Bersama kedua temannya, Mikasa dan Armin, ia memasuki kamp pelatihan. Tujuannya adalah menghabisi semua titan sampai tak tersisa satupun. Setelah berlatih, ia pun lulus sebagai 10 terbaik. Di hari yang cerah, saat Eren bersama teman temannya se kamp sedang mempersiapkan persenjataan untuk melawan titan, tiba-tiba titan kolosal muncul dan menjebol dinding untuk yang kedua kalinya. Eren yang melihat Titan kolosal itu langsung menyerangnya, tapi saat Eren hampir berhasil menyerang titik lemahnya, Titan itu tiba tiba hilang. Kepanikan pun melanda penduduk. Titan titan kecil berukuran sekitar 3 meter masuk kedalam dinding. Teror mulai melanda kota. Titan titan lain masuk kedalam dinding dan mulai memakan manusia. Prajurit pelatihan yang baru saja lulus pun diberi perintah untuk memastikan rute selamat warga kota dan melindungi mereka dari serangan Titan.
Eren bertugas bersama lima
temannya termasuk Armin menghadapi beberapa Titan. Saat sedang melakukan
manuver, salah satu teman Eren, Thomas dimakan oleh Titan. Eren yang melihat
itu amat marah dan langsung bermanuver menuju titan itu. tapi tak disangka, ada
titan yang menyergap eren dari bawah. Erenpun terjatuh di atap salah satu
bangunan. Satu kakinya telah hilang di makan Titan. Teman- temannya yanng
mengikuti Eren juga ternyata menghadapi kesulitan dan akhirnya dimakan. Armin
yang sudah putus asa melihat didepannya sudah berdiri Titan berukuran sekitar 3
meter. Armin terlihat pasrah, dan ia pun di masukan kedalam mulut Titan itu.
Armin amat panik saat di dalam mulut Titan. Tiba-tiba saja Eren datang
menyelamatkan Armin dan menarik Armin keluar. Eren yang menahan rahang Titan
itu menjururkan tangannya ke arah Armin. Tapi karena kekuatan gigitan Titan
yang amat kuat, Eren pun tidak sanggup menahan kekuatan Titan dan akhirnya
dilahap oleh Titan itu.
Armin terlihat sangat terpukul karena sahabatnya Dilahap titan didepan matanya. Datanglah Conny menghampiri Armin. Armin yang mulai sadarkan diri pergi ke pasukan baris belakang. Disana dia bertemu teman-temannya di pasukan pelatihan terlihat sangat depresi. Armin hanya duduk bersandar dan menyendiri. Mikasa pun datang dan menanyakan keberadaaan Eren pada Armin. Armin hanya bisa diam. Mikasa bertanya kembali. Armin akhirnya berbicara, bahwasannya semua anggota timnya bersama Eren sudah dihabisi Titan. Mereka semua menjadi hening untuk sementara. Armin meminta maaf kepada Mikasa karena Eren telah dimakan saat menyelamatkan Armin. Mikasa pun menenangkan Armin lalu pergi untuk menghabisi Titan yang ada dalam markas supaya dapat mengisi gas bahan bakar manuvernya. Teman-temannya dengan nekat mengikutinya. Mikasa yang ada di depan menghabisi beberapa Titan, tapi ia ternyata kehabisan bahan bakar. Mikasa pun terjatuh dan tak bisa kabur karena ada Titan dihadapannya. Ditambah lagi ada satu Titan yang datang dibelakangnya. Mikasa tetap tak mau menyerah, dia berlari kearah Titan didepannya tapi tiba-tiba Titan yang ada di belakangnya menyerang Titan di depan Mikasa. Mikasa kaget melihat hal itu. Setelah Titan itu pergi, Conny dan Armin datang meghampiri. Mikasa menceritakan hal itu, dan Armin memiliki suatu rencana untuk menggunakan kekuatan Titan itu untuk merebut kembali markas. Rencana Armin berjalan sukses, mereka berhasil mengisi bahan bakar. Tapi tak disangka-sangka Titan tadi digrogoti oleh Titan lain dan akhirnya tumbang. Mikasa beserta teman teman se pelatihan yang melihat kejadian itu terkejut saat melihat sosok Eren yang keluar dari leher belakang Titan tadi. |
Senin, 22 Februari 2016
SHINGEKI NO KYOJIN (ATTACK ON TITAN)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar